Menurut Kantor Berita ABNA, Seperti dikutip IRNA, Jumat (29/5/2020), Mahathir kehilangan keanggotaan dan jabatan di Partai Pribumi Bersatu karena duduk di bangku oposisi pemerintah dalam salah satu pertemuan di parlemen Malaysia.
Para analis memandang tindakan Perdana Menteri Malaysia, Muhyiddin Yassin sebagai upaya untuk memperkuat kekuasaannya.
Mahathir mengundurkan diri dari jabatan perdana menteri Malaysia tiga bulan lalu dan posisinya digantikan oleh Muhyiddin Yassin. (RM)